Skip to main content

JUSTIN BIEBER First Step 2 Forever: My Story

Apakah kalian pernah membaca buku biografi Justin Bieber? Jia belum, anda harus membacanya. Karena apa? Buku tersebut tidak hanya di peruntukan untuk para Beliebers (sebutan untuk penggemar Justin Bieber) tetapi juga untuk kita yang ingin lebih tau bagaimana kisah hidup seorang anak yang awalnya bukan siapa-siapa sehingga bisa menjadi seseorang yang sering dibicarakan tak hanya dari kampong halamannya, Canada, tetapi bahkan seluruh dunia. Saya memang bukan Beliebers, tetapi setelah saya membaca buku biografi JB (sebutan untuk Justin Bieber) saya jadi merasa termotivasi atas kisah hidupnya. Menurut saya, JB adalah seorang anak biasa yang memiliki mimpi yang sama dengan kita, hanya saja  mimpinya berhasil terwujud. Berawal dari kisah masa kecilnya yang sederhana namun penuh dengan kasih sayang, hingga ada sesuatu—entah itu mukjizat—atau apapun itu yang membuat hidupnya tak lagi seperti masa remaja pada umumnya.
Saya merekomendasikan buku ini untuk dibaca karena ada kesimpulan yang dapat saya ambil setelah membaca buku biografi ini, yaitu siapapun orang itu—entah dia artis, bahkan orang terpenting di dunia ini sekalipun—mereka juga manusia biasa, mereka pasti pernah melakukan kesalahan yang sama serpeti manusia pada umumnya. Oleh karena itu jangan pernah merasa kitalah yang paling bodoh, buruk, tak berguna, atau apapun yang dapat membuatmu menjadi semakin terpuruk, karena Allah SWT  telah member ikan kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain dan Allah SWT pasti memiliki rencana yang lebih baik dibalik keputusan/takdirNya.
Semoga buku yang saya rekomendasikan kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Grazie, Arigato, Gumawo, Thank you, danke, Syukron, Gracias, TERIMA KASIH.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Kabar ?

alhamdulillah, setelah sekian lama tidak update Blog, ya kalau gak salah dari pas bulan puasa lah. akhirnya saya bisa online lagi.. apa kabar my blog? apa kabar BioNs? apa kabar BBJT2? apa kabar Cakka? *serasa artezz. haha :D insyaallah saya bakalan posting kegiatan jalan2 dan makan2 anak BBJT2 dkk. *prok prok prok* dalam rangka acaranya Lia 'oyin' dan fajar 'pajar' di SCP.. mulai dari sekolah sampe pulang.. *amiinn.. thank you atas sarannya Meriza 'memer'.. :) sekian n sankyuu..

7 Cara Pilih Tempat Magang yang 'klik' versi Mahasiswa Teknik Kimia

Lokasi: AKAMIGAS- Puslitbang Cepu Setelah kurang lebih satu semester vakum di dunia tulis menulis karena bingung cari topik yang sesuai buat kalian semua. Bisa dibilang tema kali ini bakalan lebih menjurus buat kalian yang ada di teknik kimia. Jujur saja kalo saya dulu juga sempat merasakan hal yang sama seperti kalian apalagi pada saat ditanya "ntar mau magang di mana buat semester depan? Sudah ada pegangan belum?" Atau mungkin "magang nya anak tekkim itu bagusnya dimana sih? Susah gak?" Nah, kali ini saya akan share tentang persiapan nyari tempat magang dan bagaimana pertimbangan buat masuk ke industri yang kalian inginkan. Ready? Let's begin!         1. Prioritas/Goal dalam melaksanakan Magang Ini hal mendasar sebelum kamu menghadapi magang. Untuk mahasiswa seperti saya yang menempuh pendidikan Strata 1 Terapan di institusi berbasis vokasi (Politeknik), sudah menjadi rahasia umum jika 70% nilai di semester 6 sepenuhnya...

Kuliah sebagai Wadah Penggali Ilmu Pengetahuan

Membayangkan bagaimana merasakan panasnya bangku perkuliahan kini telah saya rasakan. Ada rasa bangga, haru, bersyukur, beban, semua rasa jadi satu saat pertama kali menduduki bangku perkuliahan. Penyesuaian pun pastilah hal yang wajib hukumnya jika kita memasuki tempat dan lingkungan yang baru. Jika ada yang bertanya apakah ada perbedaan antara saat mengenakan putih abu-abu dengan mengenakan pakaian bebas pantas? Tentu saja ada.  Harus lebih komunikatif, di bangku perkuliahan tidak ada bel berbunyi saat jam akan dimulai ataupun saat usai layaknya zaman SMA dulu dan lain sebagainya. Tetapi banyak pula kesamaannya. Diantaranya belajar dengan dibimbing oleh seorang pengajar dan pendidik yang disebut Dosen, Belajarnya mulai pagi sampai sore, tugas menumpuk, kegiatan organisasi dalam/luar kampus juga menunggu, dan masih banyak lagi yang sulit untuk dijabarkan satu per satu.  Yang namanya kuliah tetaplah sama seperti jenjang pendidikan sebelumnya yakni menuntut ilmu. Kar...