Skip to main content

Posts

Showing posts with the label resensi

Sebuah Resensi: Habibie (Tak Boleh Lelah dan Kalah)

Judul                      : Habibie (Tak Boleh Lelah dan Kalah) oleh Fachmy Casofa Penerbit                 : Tiga Serangkai Jumlah halaman   : 236 halaman Sampul                  : Hard cover Cetakan                 : Pertama, Maret 2014 “KITA ADALAH KETURUNAN BANGSA PEJUANG, YANG TIDAK MENGENAL LELAH DAN KALAH!” -BJ. HABIBIE Buku adalah jendela dunia. Tentu kita sudah familiar dengan ungkapan tersebut. Melalui buku persembahan B.J. Habibie, kita akan disuguhkan dengan 50 gagasan brilian untuk generasi penerus bangsa agar tetap cinta pada negerinya sembari mengenang momen kehidupan Eyang, begitu Ia akrab disapa.   Seki...

Sebuah Resensi Disruption Karya Rhenald Kasali

Butuh satu bulan lamanya bagi saya untuk membaca buku terlaris nasional karya guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yakni Bapak Rhenald Kasali, Ph.D. Selain merupakan kali pertama saya dalam membaca buku non fiksi yang perlu dibaca berulang agar paham dengan isi buku berjumlah 512 halaman tersebut, menyusun resensi untuk karya berjudul Disruption ini pun nyatanya juga tidak mudah. Buku dengan tema bisnis dan ekonomi ini menyajikan fakta perihal pesatnya perilaku ekonomi di Indonesia dan dunia secara keseluruhan serta gangguan yang harus dihadapi di masa mendatang. Judul                   : Disruption : Tak Ada Yang Bisa Diubah Sebelum Dihadapi,                                Motivasi Saja Tidak Cukup Penulis  ...

Sebuah Resensi "Pergi"

sumber: bukurepublika.id Judul        : Pergi Penulis     : Tere Liye Penerbit   : Republika Penerbit Halaman  : 459 Halaman Cover       : Soft cover Cetakan 1, April 2018 Sinopsis: Sebuah kisah tentang menemukan tujuan, kemana hendak pergi, melalui kenangan demi kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan kemana langkah kaki akan dibawa pergi. Isi Cerita:      Mengisahkan tentang Bujang alias Agam Samad alias Si Babi Hutan dalam menentukan akan dibawa ke mana nasib Keluarga Tong (salah satu dari delapan penguasa shadow economy ) sepeninggal Tauke Besar dan setelah kestabilan dunia diguncang oleh penguasa shadow economy lainnya. Sesuai dengan judulnya yakni "Pergi", dikisahkan pula bagaimana Bujang menentukan jalan hidupnya sendiri setelah Mamak dan Bapaknya meninggal. Perlu diingat bahwa sebagian besar cerita ...