Skip to main content

GEMA ASIAN GAMES 2018 DI BUMI ETAM DUKUNG BERSAMA ASIAN GAMES 2018

     Indonesia tengah bersiap menyambut salah satu hajatan besarnya tahun ini yakni Asian Games 2018. Beberapa minggu terakhir, Asian Games telah menjadi bahan perbincangan seluruh lapisan masyarakat baik lewat media massa, media cetak maupun warganet di dunia maya. Bagaimana tidak, selepas peluncuran salah satu lagu resmi Asian Games 2018 dengan judul Meraih Bintang yang dibawakan oleh Via Vallen, penyanyi dangdut yang sedang tenar tahun ini kemudian dilanjutkan dengan peluncuran beberapa lagu lainnya turut membangkitkan rasa penasaran sekaligus memberikan banyak dukungan dari warga Indonesia untuk para atlet yang akan berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di Asia Games pada 18 Agustus mendatang.
sumber: asiangames2018.id

     Asian Games merupakan ajang empat tahunan yang merupakan kegiatan olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade. Diawali dengan keikutsertaan 491 atlet dari 11 negara pada Asian Games pertama tahun 1951 di Delhi, India hingga pada tahun ini akan ada 45 negara yang akan membawa perwakilan terbaik mereka untuk hadir ke Indonesia. Tanggung jawab sebagai tuan rumah Asian Games merupakan kali kedua bagi Indonesia setelah terakhir kali Indonesia menyelenggarakan hajatan terbesar se-Asia ini pada tahun 1962 di Jakarta. Jakarta dan Palembang yang dipercayakan sebagai tempat digelarnya perhelatan akbar tahun ini juga sedang berbenah untuk menyambut tamu-tamu dari seluruh Asia. Mulai dari sarana transportasi hingga tempat bertandingnya para atlet masing-masing cabang olahraga.
     Semangat menjelang Asian Games 2018 tidak hanya dirasakan di Pulau Jawa ataupun Sumatera, tetapi juga di Bumi Etam yakni Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Walaupun tidak banyak kegiatan besar untuk menyabut Asian Games layaknya di Jakarta maupun Palembang, warga di Samarinda tetap antusias menyambut digelarnya Asian Games 2018. Terbukti, beberapa spanduk dan baliho terpasang di sepanjang jalan raya, tempat-tempat umum serta gedung pemerintahan dalam dukung bersama Asian Games 2018.
sumber: kaltim.tribunnnews.com

     Tidak hanya dukungan melalui media cetak, dikutip dari salah satu laman media massa di Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Timur juga menyediakan fasilitas tempat berlatih untuk atlet pelatnas cabang olahraga gulat dan anggar guna mematangkan kesiapan para atlet jelang Asian Games 2018 (sumber:kaltim.tribunnews.com). Adanya Perwakilan putra-putri daerah Kalimantan Timur di beberapa cabang olahraga salah satunya pencak silat juga menjadi wujud dukungan warga Bumi Etam di Asian Games 2018. Informasi mengenai Asian Games dapat diakses melalui dukungbersama.id
     Generasi muda di Samarinda juga tak kalah antusias untuk turut serta dalam #dukungbersama kegiatan yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali tersebut. Melakukan kegiatan seperti promosi melalui kegiatan-kegiatan di lingkungan masyarakat ataupun pendidikan formal hingga peran konten kreator lokal lewat media sosial serta pembuatan konten kreatif guna dukungbersama.id Asian Games 2018 juga sangat gencar dilakukan. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi semua kalangan dalam menyambut perhelatan akbar yang akan dilaksanakan pembukaannya pada 18 Agustus mendatang di Jakarta. Kabar baik dari Indonesia dan kegiatan seputar Asian Games 2018 juga dapat diakses melalui Indonesiabaik.id

sumber: lampung.tribunnews.com


Diharapkan adanya semangat jiwa muda dari luar daerah pulau Jawa dan Sumatera salah satunya yakni Kota Samarinda, Kalimantan Timur dapat memberikan energi positif baik bagi atlet yang akan bertanding maupun seluruh warga Indonesia untuk mewujudkan terciptanya lingkungan yang ramah dan aman selama kompetisi berlangsung. Terciptanya kondisi lingkungan yang ramah pengunjung akan membuat para tamu yang datang dari seluruh negara di Asia menjadi lebih nyaman selama berada di Indonesia. Mari dukung bersama Asian Games 2018 dan tetap junjung spotifitas untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik!

Comments

Popular posts from this blog

Apa Kabar ?

alhamdulillah, setelah sekian lama tidak update Blog, ya kalau gak salah dari pas bulan puasa lah. akhirnya saya bisa online lagi.. apa kabar my blog? apa kabar BioNs? apa kabar BBJT2? apa kabar Cakka? *serasa artezz. haha :D insyaallah saya bakalan posting kegiatan jalan2 dan makan2 anak BBJT2 dkk. *prok prok prok* dalam rangka acaranya Lia 'oyin' dan fajar 'pajar' di SCP.. mulai dari sekolah sampe pulang.. *amiinn.. thank you atas sarannya Meriza 'memer'.. :) sekian n sankyuu..

7 Cara Pilih Tempat Magang yang 'klik' versi Mahasiswa Teknik Kimia

Lokasi: AKAMIGAS- Puslitbang Cepu Setelah kurang lebih satu semester vakum di dunia tulis menulis karena bingung cari topik yang sesuai buat kalian semua. Bisa dibilang tema kali ini bakalan lebih menjurus buat kalian yang ada di teknik kimia. Jujur saja kalo saya dulu juga sempat merasakan hal yang sama seperti kalian apalagi pada saat ditanya "ntar mau magang di mana buat semester depan? Sudah ada pegangan belum?" Atau mungkin "magang nya anak tekkim itu bagusnya dimana sih? Susah gak?" Nah, kali ini saya akan share tentang persiapan nyari tempat magang dan bagaimana pertimbangan buat masuk ke industri yang kalian inginkan. Ready? Let's begin!         1. Prioritas/Goal dalam melaksanakan Magang Ini hal mendasar sebelum kamu menghadapi magang. Untuk mahasiswa seperti saya yang menempuh pendidikan Strata 1 Terapan di institusi berbasis vokasi (Politeknik), sudah menjadi rahasia umum jika 70% nilai di semester 6 sepenuhnya...

Kuliah sebagai Wadah Penggali Ilmu Pengetahuan

Membayangkan bagaimana merasakan panasnya bangku perkuliahan kini telah saya rasakan. Ada rasa bangga, haru, bersyukur, beban, semua rasa jadi satu saat pertama kali menduduki bangku perkuliahan. Penyesuaian pun pastilah hal yang wajib hukumnya jika kita memasuki tempat dan lingkungan yang baru. Jika ada yang bertanya apakah ada perbedaan antara saat mengenakan putih abu-abu dengan mengenakan pakaian bebas pantas? Tentu saja ada.  Harus lebih komunikatif, di bangku perkuliahan tidak ada bel berbunyi saat jam akan dimulai ataupun saat usai layaknya zaman SMA dulu dan lain sebagainya. Tetapi banyak pula kesamaannya. Diantaranya belajar dengan dibimbing oleh seorang pengajar dan pendidik yang disebut Dosen, Belajarnya mulai pagi sampai sore, tugas menumpuk, kegiatan organisasi dalam/luar kampus juga menunggu, dan masih banyak lagi yang sulit untuk dijabarkan satu per satu.  Yang namanya kuliah tetaplah sama seperti jenjang pendidikan sebelumnya yakni menuntut ilmu. Kar...